Search This Blog

Search This Blog

Jumat, 03 Oktober 2014

Business to business

Pengertian B2B
 B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
* Disebut juga transaksi antar perusahaan
* Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi
* Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis

EDI adalah singkatan dari Elektronik Data Interchange merupakan metode sebuah pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi computer, antar perusahaan/instansi, secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati oleh sesame perusahaan tersebut.

Karakteristik B2B :
1.     Berdasarkan Pihak yang terlibat dalam transaksi :
o   Buy-side
o    Sell-side
o    Exchange

2.     Berdasarkan tipe transaksi :
o   Spot buying : Pembelian barang jasa yang dibutuhkan dengan harga pasar.
o   Strategy Systematic Sourcing : Pembelian sesuai kontrak jangka panjang dengan harga yang disepakati.

3.     Berdasarkan tipe material :
o   Direct material : Bahan baku yang digunakan langsung dalam proses produksi. contoh : kayu untuk membuat kursi.
o   Indirect Material : Hanya mendukung proses produksi. contoh : lampu, listrik. Biasanya digunakan dalam MRO (Maintenance, Repairing, Operation).
4.     Berdasarkan arah perdagangan :
o   Vertical Marketplace : pasar yang tidak dapat digunakan untuk semua industry.
o   Horizontal Marketplace : pasar yang dapat digunakan untuk hamper semua industry.
5.     Jumlah partisipan :
o   Private E-Marketplace : Pasar B2B yang dimiliki oleh satu perusahaan. (Perusahaan tersebut mempunyai kewenangan atas pasar tersebut/dikelola oleh 1 pihak)
o    Public E-Marketplace : Pasar B2B, biasanya dimiliki/dikelola oleh pihak ketiga yang independent

 Model B2B :
1)    Sell side : 1 penjual dengan banyaj pembeli. Contoh : mobil dijual antar perusahaan ke rental company.
2)    Buy side : 1 pembeli dengan banyak penjual. Contoh : perusahaan butuh supplier2.
3)     Exchange : banyak penjual dan banyak pembeli. Contoh : saham
4)     Supply chain improvement : segala kegiatan B2B selain jual beli tapi yang berfokus pada supply chain contoh : perusahaan bisa bertukar informasi dengan supplier.

Berdasarkan E-Marketplace, B2B dibagi menjadi :
o   One to many (sell side).
o    Many to one (buy side).
o    Many to many (exchange).

Manfaat B2B :
o   Mengurangi biaya pemasaran dan penjualan
o   Mengurangi biaya pengadaan
o    Menghilangkan penggunaan kertas dan mengurangi biaya administrasi
o    Mengurangi waktu siklus
o    Menurunkan biaya pencarian dan waktu bagi pembeli untuk menemukan produk dan vendor
o    Menciptakan peluang penjualan baru
o    Meningkatkan kualitas pelayanan

Referensi :
http://www.kawanlama.com/commerce/59-commerce/71-business-to-business-b2b

E-Government




Add caption
PengertianE-Government
 
E-Government merupakan kependekan dari elektronik pemerintah. E-Governtment biasa dikenal e-gov, pemerintah digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi.
E-Government adalah Suatu upaya untuk mengembangkan penyalenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan system manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Ada empat model pengiriman E-Government, antara lain :
  1. Government-to-Customer (G2C)
  2. Government-to-Business (G2B)
  3. Government-to-Government (G2G)
  4. Government-to-Employe (G2E)
E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis.

Model penyampaian E-Government, antara lain :

a. Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C)
          Adalah penyampaian layanan publik dan informasi satu arah oleh pemerintah ke masyarakat, Memungkinkan pertukaran informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,
contohnya G2C : Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Jaminan sosial, Dokumen pribadi (Kelahiran dan Akte perkawinan, Aplikasi Paspor, Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi,
Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.

b. Government-to-Business (G2B)
        Adalah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan pemerintah.Mengarah kepada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan manajemen data elektronik. Aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G adalah Sistem e-procurement.
Contoh : Pajak perseroan, Peluang Bisnis, Pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah (Hukum Bisnis), Pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hak paten merk dagang, dll

c. Government-to-Government (G2G)
         Adalah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.
Contoh : Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.

Beberapa manfaat dari E-Government, diantaranya sebagai berikut :
  1. Memberikan layanan yang lebih baik pada masyarakat. Informasi dari pemerintah dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu tanpa harus menunggu dibukanya kator pemerintah. Informasi dari pemerintah dapat dicari dan diperoleh dari kantor, rumah tanpa harus secara fisik harus datang ke kantor pemerintah.
  2. Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui informasi yang mudah diperoleh. Adanya informasi yang mencukupi, maka masyarakat akan belajar untuk menentukan pilihannya di dalam mendapatkan suatu informasi yang diperlukan.
  3. Adanya E-Government diharapkan pelaksaan pemerintah akan berjalan lebih efisien karena koordinasi pemerintah dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
    Untuk dapat mengembangkan e-Governmet dengan baik diperlukan front office dan back office yang mampu memberikan layanan pada masyarakat


Kelebihan dan Kekurangan E-government :

Kelebihan :
  1. Dapat membentuk hubungan interaktif dengan dunia usaha untuk menghadapi perubahan dan persaingan perdagangan internasional.
  2. Dapat membentuk jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yang berkualitas, cepat, dan terjangkau oleh masyarakat luas.
  3. Dapat membentuk mekanisme dan saluran komunikasi dengan lembaga-lembaga negara serta menyediakan fasilitas dialog publik.
  4. Dapat membentuk sistem manajemen dan proses kerja yang transparan dan efisien memberikan layanan yang lebih baik pada masyarakat.
  5. Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui informasi yang mudah diperoleh.
  6. Adanya E-Government diharapkan pelaksaan pemerintah akan berjalan lebih efisien karena koordinasi pemerintah dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Kekurangan :
  1. Kultur berbagi belum ada
  2. Pola pikir masih sederhana (gagap teknologi)
  3. Terbatasnya jumlah server dan sedikitnya software berlisensi karena mahal
  4. Sumber daya manusia yang handal di bidang TI kurang
  5. Belum terintegrasinya database dan sistem aplikasi secara menyeluruh
  6. Infrastruktur belum memadai
  7. Tempat akses terbatas

Contoh penerapan E-Government di Indonesia
 
1. Kabupaten Sragen mengembangkan “One Stop Service (OSS)”
    OSS Center adalah sebuah institusi yang memberikan dukungan pengembangan satuan kerja layanan perijinan terpadu atau lebih dikenal dengan istilah One Stop Services disingkat OSS (lihat About OSS). OSS Center mendukung terwujudnya inovasi layanan perijinan terpadu d idaerah yang pada kenyataannya masih memiliki keterbatasan untuk dari tingginya kompetisi bisnis di tingkat lokal dan nasional, keberadaan OSS Center akan memiliki korelasi positif terhadap perbaikan pelayanan publik pemerintah terhadap investor (baik PMA maupun PMDN) dan pebisnis lokal.

2. Pemerintah Surabaya menerapkan e-procurement
     Dengan adanya e-procurement yang dikembangkan pemerintah Surabaya http://www.surabaya-eproc.or.id maka masyarakat Surabaya bisa lebih mudah untuk mengetahui projek yang sedang ada dan mereka bisa lebih mudah untuk mengetahui projek yang sedang ada dan mereka bisa lebih mudah  untuk ikut didalam lelang tender projek tersebut.

Referensi :


http://hasanahtun.blog.fisip-untirta.ac.id/2013/03/29/kelebihan-dan-kekurangan-e-government/ 
sriyanthigeg.blogspot.com/.../pengertian-keuntungan-kekurangan e-government
riyandarmawan.wordpress.com/.../pengertian-e-government